Singkil Pos –Anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPKam) dari 14 desa se-Kecamatan Gunung Meriah resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan, Selasa (8/9/2026).
Pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna Langgeng Jaya, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Prosesi pengucapan sumpah jabatan dipimpin langsung Camat Gunung Meriah, Ilvi Rahmi, S.STP, dan berlangsung khidmat serta penuh haru.
Pelantikan tersebut turut disaksikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Aceh Singkil, unsur Forkopimcam Gunung Meriah, para Keuchik se-Kecamatan Gunung Meriah, pendamping desa, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Keempat belas BPKam yang dilantik tersebut masing-masing, Desa Bukit Harapan Desa Penjahitan, Desa Labuhan Kera, Desa Tunas Harapan, Desa Sudirejo, Desa Tulaan, Desa Blok 31, Desa Tanah Merah, Desa Pertampakan, Desa Sebatang, Desa Suka Makmur, Desa Perangusan, Desa Gunung Lagan, dan Desa Tanah Bara.
Dalam amanatnya, Camat Ilvi Rahmi menegaskan bahwa keberadaan BPKam bukan sekadar pelengkap struktur pemerintahan kampung. Menurutnya, BPKam memiliki posisi penting sebagai lembaga pengawasan sekaligus penyeimbang kebijakan di tingkat kampung.
Ilvi bahkan mengingatkan anggota BPKam yang baru dilantik agar tidak hanya menjalankan fungsi administratif tanpa memberikan kontrol terhadap jalannya pemerintahan kampung.
“BPKam adalah mitra strategis Keuchik. Saya minta BPKam yang baru dilantik ini tidak hanya menjadi tukang stempel. Jadilah mitra yang kritis, tapi solutif. Kawal Dana Desa dengan transparan, tampung aspirasi warga, dan jaga kekompakan dengan pemerintah kampung demi kemajuan Gunung Meriah,” tegas Ilvi Rahmi.
Ia juga meminta seluruh anggota BPKam segera memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah kampung serta seluruh unsur masyarakat
Dengan dilantiknya anggota BPKam tersebut, pemerintah
berharap fungsi pemerintahan dan pengawasan di tingkat kampung semakin kuat.
BPKam juga diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi masyarakat serta ikut
memastikan pengelolaan pemerintahan dan pembangunan kampung berjalan transparan
dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(Ras/07)

0 Komentar